headerphoto

Perawatan Aglaonema dari Serangan Jamur dan Bakteri

Jumat, 27 Juni 2008 22:53:06 - Post By teguh
Category : Catatan Aglaonema

IV. Perawatan dari serangan jamur dan bakteri
Serangan jamur dan bakteri, merupakan dua hal yang paling ”menakutkan” terhadap aglaonema kita. Serangan penyakit ini memang tidak diundang, dan sebab-sebabnya juga bisa bermacam-macam yang tentu tidak bisa dilihat. Sehingga tindakan pencegahan / preventif lebih utama dari pada mengobatinya.

Kadang penularannya dari sesama aglaonema yang sakit, atau dari tanaman lain sekitar lingkungan tempat kita, atau yang melalui media yang asam, bisa juga dari pengaruh penularan melalui tangan yang telah menyentuh tanaman lain yang sakit.
Untuk tindakan pencegahan / preventif, kalau dilihat dari literatur Bao De ini sendiri (en.baode.cc), dari hasil penelitian Unversitas California Amerika, menghasilkan diantaranya, baode memiliki kemampuan untuk bisa melakukan tindakan preventif untuk pencegahan dari serangan jamur dan bakteri. Seperti tertulis dari pihak bersangkutan: ”……Prevent and resist diseases, promote crops to grow. BDTM fungus through the competition of space and nutrition, suppress harmful microorganism such as pathogen to breed; through resisting function, kill or suppress pathogens, form a biological barrier in root border, prevent the invasion of pathogens, fixing, play a role in reducing disease (especially the soil-spread disease). Test by The American California University, it indicates BDTM can prevent the following germinas and virus from infract crops: Bacterium: Erwina Hrysanthemi, Clavibacter Michiganense, Pseudomonas Solanceraum, Xanthomonas, Erwinia Carotovora, Pseudomonas Syringae, Eriwinia Carotovoral Subsp Carotovra, Xanthomonas Campestris Pv Oryzae, Pseudomonas Syringe Pv, Lachrynians. Epiphyte: Aspergillus, Chaetomium sp., Phytophthora Citrophthora, Phytophthora parasitica, Phythium Ultimum, Phytophthora cinnamomi, Bipolairs sp., Colletotrichum Magna, Verticillium Albo-atrum Phytophtora Cactorum, Rhizoctonia Solani, Verticillium sp., Pyrhium Aphanidermatum, Sclerotium Rolfsii Fusarium Oxysporum, Cephalosporium sp., Phytophthora Cirticola, Verticillium Dahliae, Fusarium Oxysporum f.sp.niveum, Pellicularia Sasakii,Phytophthora Parasiti Virus: Tobacco Mosaic virus, Potato virus, Cucumber Mosaic virus, etc……
In the pathogen above, a great part is a pathogen of the main disease of crops…….”
(sumber http://en.baode.cc )

Tetapi bukan merupakan jaminan, karena Baode tidak dibuat sebagai anti jamur atau anti bekteri (obat anti bakteri/jamur pun tidak menjamin juga). Akan tetapi, selama ini, penggunaan anti jamur dan anti bakteri di tempat kami, bisa dibilang tidak menggunakannya, kami berusaha untuk “mengandalkan” support lain dari baode saja, dan hasilnya bisa dibilang support untuk pencegahan.
Bagi pembaca yang mau dan lebih yakin dengan anti jamur dan bakteri dipasaran, berikut saran dari kami (kalau boleh disarankan):
Untuk tindakan pencegahan baik terhadap jamur mapun bakteri, gunakanlah 2 minggu sekali atau sebulan sekali dengan dosis setengah dari yang tertulis di produk.
Untuk pencegahan, gunakan anti jamur (fungisida) atau anti bakteri (bacterisida) yang bertuliskan NON SISTEMIK dalam kemasannya. Untuk katagori non-sistemik ini memang diperuntukkan untuk pencegahan terhadap serangan penyakit kepada aglaonema yang sehat jadi bukan untuk menyembuhkan!.
Untuk pengobatan aglaonema yang telah terserang penyakit oleh sebab atau jamur, harus diperhatikan ciri-ciri serangannya, apakah oleh sebab jamur atau bakteri, jangan sampai penyakit karena jamur mengobatinya dengan bacterisida juga sebaliknya. Untuk itu silahkan cari referensi yang lebih ahli agar serangan penyakit benar-benar bisa dideteksi sebab-sebabnya, agar menggunakan obatnya bisa tepat sasaran. Jamur-kah atau Bakteri-kah?
Untuk pengobatan aglaonema yang telah terserang, setelah diketahui penyebabnya jamur atau bakteri, gunakan bakterisida atau fungisida yang bertuliskan SISTEMIK dalam kemasannya. Untuk jenis SISTEMIK ini, memang dibuat untuk membantu proses penyembuhan bukan pencegahan!
Sebelum mengobati agalonema dari serangan penyakit, terlebih dahulu lakukan pembongkaran media dan HARUS diganti dengan yang baru. Pada bagian-bagian yang terserang HARUS dibuang terlebih dahulu, baik itu daun, ataupun akar ataupun bonggol. Setelah itu, cuci bersih semuanya, kemudian rendam bagian akar dan bonggol dengan larutan bakterisida atau fungisida SISTEMIK atau bila perlu rendam semua bagian tanaman selama 15-30menit. Setelah itu, tanam kembali aglaonema setelah direndam dalam media yang bari dan sirami/guyur media dengan larutan bakterisida atau fungisida SISTEMIK. Setelah itu simpan di tempat teduh, tetapi tidak terlalu teduh dan tidak lembab. Setelah 2-3 hari, sering-seringlanh dijemur pagi sampai menjelang siang. Tidak dilakukan penyiraman selama 1 minggu dari hari pertama.
Untuk merek dagang, Bakterisida sekaligus fungisida SISTEMIK dalam satu kemasan diantaranya adalah Bactocyn. Bisa digunakan alternatif pilihan yang tidak membingungkan antara serangan sebab jamur atau bakteri.
Sedangkan untuk hama-hama lain seperti serangga dan lain-lain, gunakan obat tanaman yang bertuliskan KONTAK LAMBUNG LANGSUNG. (tidak dibahas disini)

Peringatan! Untuk pengguna baode, penggunaan bakterisida ataupun fungisida, HARUS berselang 5 hari dari penggunaan Baode Akar.

V. Penutup
Demikian tips dari www.fai-kao.com semoga bermanfaat bagi kita semua, segala kritik, saran, tambahan, atau ide yang lebih inovatif, kami terbuka dan silahkan kontak ke dedemeki@centrin.net.id
Termasuk apabila ada pertanyaan-pertanyaan silahkan.
Uraian terakhir dari kami adalah disini kami menyajikan untuk berbagi informasi untuk kepentingan kalangan sendiri, sehingga sesama penggemat aglaonema, kita bisa tetap semangat dan tidak cepat putus asa dari pengalaman sebelumnya. Semoga informasi ini sangat bermanfaat bagi pembaca sekalian. Untuk produk selain Baode yang tersebutkan di atas, kami tidak memiliki hubungan apapun dengan produsennya. Apabila terdapat kata-kata yang kurang berkenan atau bahkan tidak bermutu, kami sampaikan mohon ma’af, semoga kritikan dari pembaca yang membangun bisa membantu meningkatkan kualitas penulisan ini. Salam Aglaonema sang Ratu Daun...

Wassalam

Penulis

Dede Meki Mekiyanto

Dari : http://www.fai-kao.com/2008/05/25/tips_perawatan_aglaonema_ala_fai_kao_com

Berita Catatan Aglaonema Lainnya